NAMA KELOMPOK : SIGIT NURDIANTO (28213476) ISMA PRAMUSELLA (24213549) DIAN FITRIANI ( 22213365 ) M. HENRYZAL AW (25213136) KELAS : 1EB07 Menurut hasil yang kami dapatkan pada salah satu sumber berita hutang pemerintah Indonesia pada akhir tahun 2013 mencapai Rp 2.371,39 triliun . Dan hal ini membuat kenaikkan sebesar Rp 1.137,11 triliun dalam 13 tahun terakhir. Dan hal ini merupakan angka yang sangat fantastis. Mengapa hal ini bisa terjadi? Apakah pendapatan negara masih belum cukup? Menurut data yang saya dapatkan dari salah satu sumber pendapatan negara pada tahun 2013 mencapai angka ±Rp 3.000 triliun sedangkan belanja negara menghabiskan dana sebesar ±Rp 3.300 triliun dan hal ini membuat defisit anggaran sebesar Rp 300 triliun. Bagaimana kita dapat mengeluarkan biaya belanja negara sebanyak itu. Sedangkan pendapatan negara itu sendiripun lebih rendah. ...
Ini adalah pendapat saya dalam menangapi Perekonomian di Indonesia dalam 4 periode : Pada Masa Pemerintahan Orde Lama, Pada Masa Pemerintahan Orde Baru, Pada Masa Pemerintahan Transisi, Pada Masa Pemerintahan Reformasi Hingga Kabinet SBY. Pertama Pada Masa Orde Lama, Menurut pendapat saya Perekonomian di Indonesia pada masa Orde Lama sangatlah buruk dan belum terlalu stabil karena pada masa Orde Lama masih banyak terjadi pemberontakan-pemberontakan disejumlah daerah. Mungkin hal ini disebabkan karena Indonesia baru saja merdeka,dan emosi nasionalisme baik dari pemerintah maupun kalangan masyarakat masih sangat tinggi. Dan yang tidak kalah penting adalah karena Indonesia belum terlalu banyak melakukan hubungan kerjasama Perekonomian dengan kelompok Negara-negara Barat. Karena hal yang ingin ditonjolkan pertama kali oleh Negara Indonesia kepada kelompok Negara-negara Barat adalah “kebesaran bangsa” dalam bentuk kekuatan militer dan pe...
Siapa yang tidak tahu dengan berita tentang pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Sebagai bandara terpadat dan tersibuk di Indonesia yang menghubungkan pengguna jasa penerbangan baik domestik dan internasional, PT. Angkasa Pura II menyiapkan Terminal 3 untuk melayani para pengunjung/pengguna jasa bandara dengan berbagai fasilitas yang terbaru dan terbaik. Hal ini adalah upaya untuk memenuhi tuntutan dari bisnis jasa bandara yang semakin kompetitif, yang terus meningkat setiap tahunnya. Perkembangan dan persaingan bandara masa kini tidak cukup hanya melayanani dengan kelengkapan teknis saja, namun juga perlu menawarkan berbagai kelengkapan non-teknis yang dapat memberikan pengalaman yang kaya dan mengesankan bagi para pengunjung bandara. Untuk mencapai pelayanan semacam itu, maka Terminal 3 akan dilengkapi dengan sejumlah karya seni rupa hasil karya para seniman Indonesia yang telah memiliki rekam jejak terkenal dalam perkembangan seni rupa di Tanah Air dan di pentas...
Komentar
Posting Komentar